Dengan mengoperasikan BTS di Kewar tersebut, kini Telkomsel telah menggelar 12 BTS yang berlokasi tepat di perbatasan Indonesia dengan Timor Leste.
Executive Vice President Telkomsel Area Jawa-Bali, Yetty Kusumawati mengatakan, pengoperasian BTS di wilayah perbatasan itu disebutnya sebagai kewajiban sebagai perusahaan milik negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembangunan infrastruktur telekomunikasi ini disebut Yetty dapat meningkatkan ketahanan nasional, karena menunjuang operasional TNI dalam berkomunikasi.
Tahun lalu, Telkomsel mengklaim telah menambah lima BTS di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia di Kalimantan, yaitu di daerah Tiong Ohang, Long Layu, Agung Baru, Long Apari dan Long Lunuk.
Pejabat Bupati Belu Wilhelmus Fony, Executive Vice President Telkomsel Area Jawa Bali Yetty Kusumawati, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 514 Raiders Kostrad Letkol Inf. Muhammad Nas, dan Komisaris Independen Telkom Pamiati Pamela Johanna Waluyo. (Dok. Telkomsel) |
Pejabat Bupati Belu Wilhelmus Fony, Executive Vice President Telkomsel Area Jawa Bali Yetty Kusumawati, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif 514 Raiders Kostrad Letkol Inf. Muhammad Nas, dan Komisaris Independen Telkom Pamiati Pamela Johanna Waluyo. (Dok. Telkomsel)