Dalam sebuah pernyataan yang diterima CNN Indonesia, Senin (1/6), Microsoft mengatakan Windows 10 akan tersedia di 190 negara di seluruh dunia.
"Dibangun dengan bantuan lebih dari empat juta orang di seluruh dunia, Windows 10 menandai mulainya era baru teknologi yang personal, didesain untuk memberdayagunakan manusia untuk melakukan hal-hal hebat," tulis Microsoft dalam pernyataan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Windows 10 mengembalikan cita rasa lama yang hilang pada Windows 8, yaitu tombol Start di sisi kiri bawah.
Windows 10 akan dibagi menjadi tujuh edisi, termasuk untuk sistem operasi komputer pribadi dan perangkat mobile.
Windows 10 Home merupakan edisi yang paling bawah dan ditujukan untuk pasar konsumen rumah tangga, dan itu sudah membawa aplikasi peramban Edge sampai fitur pengenal wajah Windows Hello untuk membuka kunci layar.
Selain itu ada pula edisi Windows 10 Enterprise untuk korporasi, Windows 10 Education bagi dunia pendidikan, serta Windows 10 IoT Core untuk perangkat ukuran kecil yang terhubung dengan Internet.
Nama sistem operasi ponsel Windows Phone diganti menjadi Windows 10 Mobile dan ditujukan kepada perangkat ponsel pintar, tablet, dan konsol game Xbox.
Windows 10 Mobile juga dioptimalkan untuk navigasi layar sentuh pada aplikasi perkantoran Office dan dukungan Continuum, sebuah fitur yang memungkinkan ponsel pintar menjadi sebuah komputer pribadi Windows 10 jika dihubungkan ke layar dengan kabel HDMI.
Microsoft juga menawarkan edisi Windows 10 Mobile Enterprise untuk korporasi besar dengan lisensi sistem operasi pada perangkat ponsel pintar dan tablet. Namun, rilis sistem operasi untuk perangkat mobile ini tidak bersamaan dengan Windows 10 untuk komputer pribadi. (adt)