Produk tersebut adalah Smartfren Andromax Q. Ia memakai Cyanogen OS 12 yang basisnya adalah Android versi 5 (Lollipop).
Smartfren merupakan salah satu investor di perusahaan Cyanogen dalam pendanaan Seri C.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, investor lama Cyanogen yang turut berpartisipasi dalam pendanaan kali ini adalah Andreessen Horowitz, Redpoint Ventures, dan Tencent Holdings.
Lihat juga:Smartfren Rilis Lima Ponsel Android 4G LTE |
Head of Smartphone Device Smartfren, Sukaca Purwokardjono mengatakan, Andromax Q tidak menjadi produk satu-satunya yang memakai Cyanogen. Ia merencanakan di masa depan ponsel seri Andromax lain bakal memakai Cyanogen.
"CyanogenMod telah digunakan oleh 50 juta pengguna di lebih dari 190 negara," ujar Sukaca saat meluncurkan lima ponsel Andromax yang mendukung 4G LTE di Jakarta, Selasa (9/6).
Ia mengklaim sisten operasi yang telah dimodifikasi Cyanogen "lebih baik dari keamanan, dan sisi performa, dan sisi energi agar membuat baterai lebih hemat daya." Vikram menambahkan, Cyanogen bakal memberi pembaruan sistem operasi langsung ke ponsel pengguna secara over the air.
Andromax Q menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 410 kecepatan 1,2 GHz Cortex A53, prosesor grafis Adreno 306, dan dirancang memakai layar 4,5 inci FWVGA.
Kamera utamanya memakai sensor 5 megapixel dengan lampu kilat LED dan kamera depan 2 megapixel dengan lensa sudut pandang lebar untuk mendukung foto selfie.
Andromax Q dibanderol seharga Rp 1,3 juta. Namun, jaringan 4G LTE dari Smartfren belum tersedia hingga saat ini dan perusahaan yang mengadopsi teknologi CDMA tersebut belum mengumumkan secara pasti ketersediaan jaringan internet mobile generasi keempatnya.
(eno)