GoPro berencana menyediakan layanan komputasi awan (cloud computing) yang lebih mudah agar pengguna dapat membagikan rekaman foto dan videonya dari hasil tangkapan kamera GoPro.
Dengan cara tersebut GoPro juga akan memperkaya diri dari sisi konten, bukan sekadar peranti keras kamera dan aksesori lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini pengguna GoPro harus secara manual mentransfer rekaman dari kartu eksternal MicroSD di perangkat GoPro ke ponsel pintar melalui koneksi Wi-Fi.
Saat ini, menurut Woodman, layanan komputasi awan GoPro masih dalam tahap pengembangan awal. Ia sangat menanti agar layanan tersebut segera rampung dan menjadi perusahaan media dengan konten yang kaya.
GoPro memiliki rencana, setelah foto atau video diambil dengan kamera, segera konten tersebut terunggah otomatis ke layanan komputasi awan. Hal ini akan meminimalkan tugas manual mentransfer konten oleh pengguna dari kartu MicroSD ke ponsel pintar atau komputer pribadi.
Woodman pun mengungkap rencana mungkin bakal ada fitur yang membuat video panjang dapat dipotong-potong yang jika diterapkan, bisa memfasilitasi kemudahan untuk pengguna dalam mengelola konten.
Ia memandang hal ini relevan agar rekaman tidak terjebak di MicroSD sampai pemilik memutuskan untuk melakukan sesuatu dengan konten mereka.