Aplikasi yang diberi nama Line Music ini, tersedia untuk pengguna iOS dan Android. Menawarkan akses ke perpusatakaan lebih dari 1,5 juta lagu dengan biaya berlangganan 1.000 yen atau sekitar US$ 8,13 per bulan.
Line, yang menjadi layanan pesan instan terbesar di Jepang dengan 58 juta pengguna, mengatakan bahwa Line Music menawarkan layanan gratis selama dua bulan pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aplikasi ini merupakan kolaborasi dari Avex Digital, Sony Music Entertainment, dan Line Corp yang dimiliki oleh Naver Corp asal Korea Selatan. Menurut rencana, Universal Music Group juga berencana bergabung mengembangkan Line Music.
Line berencana memperbanyak konten musik mereka dengan lebih dari 5 juta lagu pada akhir tahun ini, dan lebih dari 30 juta lagu tahun depan dari musisi internasional seperti Taylor Swift dan Sam Smith.
Pasar streaming musik kini sedang menjadi incaran perusahaan digital di tengah kemerosotan penjualan unduh musik.
Apple baru saja meluncurkan Apple Music dengan biaya berlangganan US$ 9,99 per bulan atau US$ 14,99 untuk dibagi bersama dengan enam orang, dengan percobaan gratis selama tiga bulan.
Dari sisi harga tersebut, Apple coba menggempur pesaingnya. Spotify memasang harga US$ 9,99 per bulan. Rdio US$ 3,99 atau US$ 9,99 tergantung pada jenis layanan. Tidal seharga US$ 9,99 untuk kualitas audio standar dan US$ 19,99 untuk kualitas audio tinggi. Serta Pandora US$ 4,99 per bulan. (adt/eno)