Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Smartfren di Sabang, diambil keputusan bahwa Merza Fachys ditunjuk sebagai Presiden Direktur Smartfren Telecom yang baru menggantikan Radolfo Paguia Pantoja. Sementara Radolfo sendiri akan mengisi salah satu posisi dewan komisaris di anak perusahaan Sinar Mas Grup tersebut.
Posisi Direktur Smartfren Telecom yang lowong karena ditinggalkan oleh Merza akan diisi oleh Christian Daegnult. Dalam komposisi ini ada juga nama baru yang diangkat yakini Roberto Saputra, setelah sebelumnya menjabat sebagai Head of Marketing dan Corporate Strategy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu saja, pencapaian lain yang dianggap sangat penting bagi operator CDMA ini adalah hasil positif nilai EBITDA yang menembus angka Rp 227 miliar. Padahal di beberapa tahun sebelumnya EBITDA perseroang mengalami hasil negatif.
Imbas postif lain dari kenaikan pelanggan juga terjadi pada Average Revenue per User (ARPU) yang mengalami peningkatan dari Rp 16,6 ribu menjadi Rp 20,6 ribu. Hal ini tentu saja membuat perseroan mengalami kenaikan pendapatan.
"Tahun 2014 kami mampu menaikkan pendapatan menjadi Rp 2.95 miliar dari sebelumnya Rp 2,5 miliar," dia menyebutkan.
Berikut susunan Direksi dan Direktur Smartfren yang baru:
- Presiden Komisaris: Gandi Sulistiyanto Soeherman
- Komisaris Independen: Deddy Saleh
- Komisaris Independen: Sarwono Kusumaatmaja
- Komisaris Independen: Reynold Manahan Batubara
- Komisaris: Radolfo Paguia Pantoja
- Presiden Direktur: Merza Fachys
- Direktur: Antony Susilo
- Direktur: Marco Paul Iwan Sumampouw
- Direktur: Roberto Saputra