"(HTC) belum melakukan kontak dengan Asus mengenai hal ini, dan tidak akan mempertimbangkan merger dengan Asus," tulis pihak HTC dalam sebuah publikasi di situs web bursa saham Taiwan.
Baca juga: Ponsel Asus Made in Indonesia Tunggu Aba-aba
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, Chief Financial Officer Asustek, David Chang, berkata bahwa "Kemungkinan untuk akuisisi sangat kecil, karena Asus adalah perusahaan yang mengincar pertumbuhan secara organik."
Sementara Asus yang selama ini dikenal dengan produk komputer jinjing, telah membuat terobosan ke pasar ponsel pintar harga terjangkau melalui seri Zenfone.
Menurut prediksi perusahaan finansial HSBC, Asus dapat mengalami pertumbuhan 89 persen untuk pengiriman ponsel pintar pada tahun 2015, sebagai perusahaan yang mengalami pertumbuhan tertinggi di dunia. (adt/eno)