Remaja berusia 18 tahun bernama Jeremey Cook menggunakan Find my iPhone untuk menemukan iPhone yang tak diketahui jenisnya tersebut. Dia berhasil menemukan lokasi terakhir dan berusaha melacaknya dengan bantuan aplikasi itu.
Ponselnya sendiri hilang saat dia menggunakan taksi, dan Cook menelusurinya hingga ke alamat Highbury Avenue. Ketika Cook tiba di alamat yang dilacak, ia dihadapkan oleh tiga pemuda di dalam mobil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini tentu sangat ekstrem," ujar pihak kepolisian London, Ken Steeves kepada Candian Press. "Tidak ada yang pernah memprediksi atau bahkan berpikir bahwa korban jiwa akan dihasilkan dari hilangnya telepon."
Hal ini tampaknya menjadi kasus kekerasan serius pertama yang dihasilkan dari pelacakan smartphone yang hilang secara online. Sistem operasi mobile termasuk iOS dan Android memiliki built-in alat-alat yang membantu pengguna mengunci dan menemukan perangkat yang dilupakan atau dicuri.
"Aplikasi itu sendiri adalah alat yang hebat untuk dimiliki. Tidak ada yang pernah bisa memprediksi bahwa apa yang terjadi akan terjadi dalam kasus itu, "tambah Steeves.
"Tapi jika Anda mencurigai ada setiap potensi kekerasan, kita pasti mendorong orang untuk menghubungi polisi. Itu bukan aplikasi yang mengambil kehidupan Cook, itu individu, yang akan menjadi langka, yang kebetulan (penjahatnya) dipersenjatai dengan pistol," katanya.
(tyo/eno)