Oleh Microsoft, semua sumber daya milik Nokia diambilalih kecuali nama Nokia itu sendiri. Mereka sepakat untuk menanggalkan nama Nokia dan menggantinya menjadi Microsoft Device. Sejak saat itu pula, Nokia seolah menjadi kenangan yang dikubur dalam-dalam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesempatan menghidupkan ponsel Nokia itu disampaikan langsung oleh CEO Nokia saat ini Rajeev Suri. Dia mengatakan "Kami akan mencari mitra yang cocok." ujarnya seperti dikutip dari Reuters.
Nokia menjual bisnis ponsel ke Microsoft pada tahun 2014 setelah bertahun-tahun mengalami penurunan penjualan karena gagal bersaing dengan inovasi yang dipimpin oleh Apple iPhone.
Langkah awal untuk masuk kembali ke bisnis consumer product terlihat saat Nokia menggandeng Foxconn dalam membuat tablet perdana yang diberi label N1.
Tablet Nokia N1 (REUTERS/Heikki Saukkomaa/Lehtikuva) |
Tablet berukuran 7,9 inci ini dibekali dengan prosesor quad-core Intel Atom Z3580 kecepatan 2,3 GHz, mendukung teknologi 64-bit, RAM 2GB, dan berjalan dengan Android 5.0 (Lollipop). Perangkat juga dibekali dengan kamera utama 8 megapixel dan kamera depan 5 megapixel. Dimensi adalah 200.7 mm x 138,6 mm x 6,9 mm.
Dibanderol dengan harga US$ 249, peredaran tablet Nokia N1 hanya terbatas pada pasar Tiongkok saja.
(tyo/tyo)
Tablet Nokia N1 (REUTERS/Heikki Saukkomaa/Lehtikuva)