Dalam suratnya, pemilik album 1989 berencana untuk tidak memasukkan semua musiknya ke Apple Music karena tidak ada niat dari Apple membayar royalti kepada penulis, produser dan seniman selama masa percobaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbicara lebih lanjut ke Billboard , Cue menambahkan: "Ketika saya bangun pagi ini dan melihat apa yang telah ditulis Taylor, itu benar-benar bahwa kita membutuhkan perubahan dan jadi itu sebabnya kami memutuskan kita sekarang akan membayar seniman selama masa percobaan."
Dalam surat terbuka awalnya, penyanyi berusia 25 tahun mengatakan "Ini bukan tentang soal keuntungan semata..Ini adalah tentang artis baru atau band yang baru saja menyadari single pertama mereka dan tidak akan dibayar untuk keberhasilannya."
"Ini adalah tentang penulis lagu muda yang baru saja dipotong royalti pertamanya dan berpikir bahwa royalti itu akan membuat mereka seperti berhutang."
Ini bukan pertama kalinya Swift bermasalah dengan layanan musik streaming. Sebelumnya dia mengihapus semua musiknya dari Spotify tahun lalu, karena memberikan musiknya secara gratis dan mengandalkan iklan.
(tyo/adt)