"Selasa (7/7) kemarin kita bersama operator lain menerima sertifikat laik operasi LTE di 5 kota, Tri di banjarmasin. Kenapa Banjarmasin? Karena selain kotanya sudah di-refarming, potensi pasarnya bagus, salah satu kota dengan pelanggan data dan pengguna smartphone yang tinggi," kata Arum K. Prasodjo, Senior Manager Public Relations & Media Tri, saat dihubungi CNN Indonesia.
Baca juga: Operator Tri Uji Coba 4G LTE Perdana di Banjarmasin
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesuksesan jaringan 4G LTE disebut Arum sangat bergantung pada kesiapan ekosistemnya, dalam hal ini ketersediaan perangkat ponsel pintar yang mendukung 4G LTE di 1.800 MHz.
"Sejalan dengan komitemen kami menjadi penyedia mobile broadband terbaik di kelasnya, teknologi 4G LTE menjadi bagian dari ekosistem mobile broadband kami guna menghadirkan pengalaman ber-Internet yang nyaman dan berbeda bagi pelanggan Tri," tambahnya.
Sampai kuartal pertama 2015, kata Arum, pelanggan Tri sudah mencapai 54,8 juta. Sementara 52 persen di antaranya, merupakan pelanggan data. "Saat ini kami data provider terbesar kedua di Indonesia, dengan trafik data hingga 100 TB per hari," tandasnya.