Toshiba Tunjuk CEO Sementara untuk Benahi Skandal Akuntansi
Aditya Panji | CNN Indonesia
Rabu, 29 Jul 2015 04:57 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Toshiba Corp memutuskan untuk mengangkat Chairman Masashi Muromachi sebagai CEO sementara, Selasa (28/7), setelah perusahaan tersebut ditinggal oleh sejumlah eksekutif penting dalam skandal akuntansi terbesar di Jepang,
Muromachi akan bekerja bersama Komite Independen yang dibentuk khusus dalam menyelidiki praktik pembukuan masa lalu yang membesar-besarkan keuntungan perusahaan. Ia dianggap tidak terlibat dalam penyimpangan akuntansi.
Seperti diketahui, CEO Toshiba yang sebelumnya, Hosai Tanaka, mengundurkan diri dari jabatannya pada September mendatang karena dinilai bertanggungjawab atas penyimpangan laporan keuangan. Skandal akuntansi Toshiba diperkirakan mencapai lebih dari US$ 1 miliar per Maret 2014.
Selain itu, sejumlah eksekutif Toshiba, termasuk Vice Chairman Norio Sasaki, juga undur diri dari jabatannya.
Suratkabar The Asashi melaporkan, Toshiba diharapkan segera menggelar rapat umum pemegang saham pada September mendatang.
Komite independen mengatakan Toshiba membutuhkan perbaikan tata kelola perusahaan.
Sumber-sumber yang dekat dengan lingkungan pemerintah mengatakan kepada harian bisnis Nikkei, bahwa pengawas keuangan Securities and Exchange Commission Surveillance (SESC) berencana memberlakukan denda terhadap Toshiba pada September mendatang. (adt)
Muromachi akan bekerja bersama Komite Independen yang dibentuk khusus dalam menyelidiki praktik pembukuan masa lalu yang membesar-besarkan keuntungan perusahaan. Ia dianggap tidak terlibat dalam penyimpangan akuntansi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suratkabar The Asashi melaporkan, Toshiba diharapkan segera menggelar rapat umum pemegang saham pada September mendatang.
Sumber-sumber yang dekat dengan lingkungan pemerintah mengatakan kepada harian bisnis Nikkei, bahwa pengawas keuangan Securities and Exchange Commission Surveillance (SESC) berencana memberlakukan denda terhadap Toshiba pada September mendatang. (adt)