Adalah Kepler-453, planet baru ini disebut mirip dengan Tatooine di kisah saga Star Wars karena memiliki dua 'matahari' atau bintang induk. Selain itu, letaknya yang berada di zona layak huni juga menjadi perhatian khusus para astronom.
Mereka meyakini bahwa Kepler-453 ukurannya raksasa dan penuh gas yang tentu bukan sebagai pendukung terbentuknya kehidupan. Namun, mereka mengatakan itu bukan berarti tak ada organisme di sana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut mereka, satu tahun di Kepler-453b bisa mencapai 240 hari di Bumi. Sementara dua bintang induknya berukuran 94 persen dan 20 persen dari Matahari di sistem tata surya kita.
Tim dari observatorium Kepler NASA yang mengulas data tersebut sampai mengatakan "timing is everything", sebab jika Kepler-453b tidak terlihat sekarang, ia akan menampakan dirinya lagi pada tahun 2066 mendatang.
Astronom bakal membagikan rincian lebih dalam mengenai Kepler-453b pada Jumat esok (14/8) pada pertemuan International Astronomical Union di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat.
Sebelumnya pada Juli kemarin, NASA baru menemukan planet Kepler-452b yang kemudian diberi julukan 'kembaran' Bumi.
Lokasinya sekitar 1.400 tahun cahaya dari Bumi di dalam konstelasi Cygnus. NASA menyatakan bahwa Kepler-452b lebih besar 60 persen dari Bumi.
Hal menariknya, tempat ia 'bersemayam' juga di zona layak huni, kawasan di mana cairan air yang bisa menopang kehidupan sangat mungkin hadir di permukaan planet.
(tyo)