“Kami memeriksa apakah ada implikasi pelanggaran merek dagang,” kata juru bicara BMW kepada Reuters, Selasa (11/8). Akan tetapi, juru bicara BMW mengatakan saat ini belum ada rencana untuk mengambil langkah hukum terhadap Google.
BMW Alphabet selma ini memberi layanan armada kendaraan kepada perusahaan, beroperasi di 18 negara dan menyediakan sekitar 530 ribu kendaraan kepada pelanggan korporasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Google sebelumnya telah mengatakan, Senin (10/8), bahwa dalam menciptakan sebuah perusahaan induk Alphabet Inc., tidak ada niat untuk membangun produk atau mereka dagang dengan nama itu.
Di Amerika Serikat, agar bisa membuktikan pelanggaran merek dagang, sebuah pemilik merek harus bisa menunjukkan bahwa nama “Alphabet” menciptakan sebuah “kemungkinan kebingungan”.
Tetapi, hal ini terjadi jika kedua merek menawarkan barang atau jasa yang sama.
(adt/adt)