Head of Discrete Automation and Motion Division ABB Indonesia, Steven Lim mengatakan pendapatnya mengenai kehadiran AI yang diprediksi bakal menggantikan peran manusia. "Saya tak melihat ada relevansi antara AI dan robot pekerja pabrik. Menurut saya, belum ada kebutuhan besar dalam industri untuk memakai AI saat ini, di negara manapun khususnya Asia," kata Lim saat berbincang dengan CNN Indonesia di Jakarta, baru-baru ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lim masih meyakini apabila AI ditanamkan pada robot yang melakukan pekerjaan repetitif, maka nilai dari kecerdasan tersebut tak tampak. Dia menyatakan setidaknya hingga tahun 2020 mendatang, ABB masih akan tetap fokus pada robot pendamping manusia.
Dengan sensor khusus yang ditanamkan di tubuhnya, YuMi sengaja diciptakan untuk mengikuti gerakan manusia. Walau tak memiliki kepala, tangan YuMi bisa bergerak secara aktif untuk beroperasi.
YuMi diprogram terlebih dahulu dengan tiga metode yang berbeda. Pertama dari remote control tersebut, kemudian dioperasikan melalui aplikasi peranti lunak pada komputer, dan melalui pelatihan secara manual oleh manusia. (ded/ded)