Sebelumya, pertanyaan mengenai semut dan bagaimana mereka dapat bekerjasama di dalam koloni yang besar belum pernah dapat dijawab. Namun sekarang, berkat penelitian di University of California yang dikepalai oleh Dr. Anandasankar Ray, dapat diketahui bahwa penciuman berperan penting dalam kehidupan semut, hingga bahkan memengaruhi gerak-gerik binatang tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka bahkan dapat membedakan dua bau yang sangat mirip," ujar Ray, "mereka mampu membedakan bau hidrokarbon dengan 25 atom dan hidrokarbon dengan 24 atom." Tidak hanya itu, semut bahkan dapat membedakan bau anggur Chardonnay dan anggur Pinot Noir.
Dikutip dari situs Washington Post, para ilmuwan memfokuskan penelitian akan antena semut dan melihat aktivitas antena tersebut ketika semut-semut tersebut dibaui oleh beberapa jenis bau yang berbeda. Metode yang digunakan adalah metode elektrofisiologi, dimana para ilmuwan mengukur aktivitas listrik yang dikeluarkan oleh setiap rambut di antena semut sebagai bentuk reaksi akan zat kimia hidrokarbon