Saat ini perusahaan dalam proses mempersiapkan infrastruktur 4G LTE di dua kota itu dengan radio akses yang mendukung multi jaringan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Spektrum 1.800 MHz itu populer untuk 4G LTE. Banyak perangkat yang dukung spektrum itu untuk 4G LTE," kata Budi Harjono, VP Network Planning and Development XL Axiata, dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (22/9).
XL belum bisa memanfaatkan 1.800 MHz di Jakarta dan Bandung untuk 4G LTE karena spektrum tersebut masih dalam proses tata ulang yang dimulai dari kawasan Indonesia timur menuju kawasan barat.
Tata ulang ini dilakukan untuk menempatkan blok frekuensi milik operator agar diposisikan secara berdampingan, tidak lagi terpisah-pisah. Pemerintah dan operator telekomunikasi berharap langkah ini bisa membuat layanan lebih maksimal.
Tata ulang 1.800 MHz yang dimulai pada Mei tahun ini telah diselesaikan di kawasan Bali, Nusa Tenggara, dan Jawa Timur. Sementara di Jakarta dan Bandung, diprediksi rampung pada November 2015.
Sejauh ini, XL telah mengkomersialkan 4G LTE dengan 1.800 MHz di kota Lombok, Denpasar dan Surabaya. Sementara 4G LTE di 900 MHz dipakai di kota Bogor, Medan, dan Yogyakarta.
Selain spektrum 900 MHz dan 1.800 MHz, XL juga memiliki sumber daya di 2.100 MHz seluas 15 MHz yang dipakai untuk layanan 3G.
(adt/tyo)