Vice President Digital Lifestyle Telkomsel, Marina Kacaribu mengatakan bahwa sejak awal dari ratusan pengembang dan sebanyak 83 peserta diantaranya yang lolos seleksi. Dari situ, kembali dilakukan seleksi yang lebih mengerucut menjadi 10 finalis pengembang yang fokus pada kategori lifestyle, smart living, dan on demand economy.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Goers yang didirikan oleh Sammy Ramadhan baru mulai dikembangkan tahun 2015 ini. Goers memiliki konsep daily going-out apps, atau berfungsi sebagai 'penampung' acara-acara di Jakarta sebagai pilihan masyarakat untuk menghabiskan waktu.
Tim Sammy mendapat hadiah utama sebesar US$ 11 ribu atau setara Rp 161 juta, sejumlah gadget dari Samsung senilai US$ 10 ribu, dan program mentor di Singapura.
Goers sudah bisa diunduh di platform Google Play Store untuk perangkat Android dan di Apple App Store untuk iOS.
Sementara Modegi ingin mengembangkan konsep rumah pintar dengan menyediakan aplikasi dan device sendiri. Device yang mereka ciptakan adalah lampu rumah bernama Lammo, kemudian plug atau colokan untuk semua perangkat mobile, dan jaringan listrik Remmo.
Sebagai contoh, lampu Lammo yang mereka kembangkan tentu akan sinkronisasi dengan aplikasi di gadget pengguna agar bisa dinyalakan dan dimatikan secara remote.
Bertujuan untuk efisiensi energi listrik, sang pendiri, Siti Karwati Barzia mengatakan, "terdengar sangat sederhana jika 'hanya' satu rumah yang memakai. Tapi coba bayangkan satu kota yang menggunakan, tentu akan menghemat daya listrik skala besar."
Modegi berhasil mengantongi hadiah sebesar US$ 9 ribu atau sekitar Rp 131 juta dan juga paket gadget dari Samsung.
(tyo)