Dalam keputusan pengadilan federal di Washington, Amerika Serikat, Samsung telah memperbarui perangkat lunak di ponsel pintarnya dengan menghapus fitur slide-to-unlock, AutoCorrect dan quick link yang dianggap serupa dari iPhone.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengadilan mengatakan tidak akan memenuhi semua tuntutan dari Apple. Seperti menolak untuk melarang Samsung menjual ponselnya, namun tetap menginstrusikan agar vendor itu menghapus semua fitur yang dianggap melanggar.
Perseteruan ini terus bergulir, Samsung sempat diminta untuk membayar denda US$ 120 juta karena pelanggaran tersebut-kurang dari sepersepuluh dari apa yang awalnya diminta Apple.
Dalam pengadilan dan kasus yang terpisah, Apple pernah meminta US$ 980 juta karena Samsung dianggap menyalin iPhone.
Tanda-tanda perdamaian memang sudah terlihat sejak tahun lalu, ketika Apple akan mencabut semua tuntutannya di luar pengadilan Amerika Serikat. (tyo)