Bajaiapp boleh dibilang merupakan aplikasi bajaj online pertama di Indonesia yang dibuat oleh PT Roda Mandiri Indonesia. Freyanto Njomin, CEO PT Roda Mandiri Indonesia, mengatakan tarif yang dikenakan oleh pihaknya masih dalam tahap ujicoba.
Meski masih uji coba dan tarifnya bisa berubah, namun secara umum tarifnya berbeda dengan aplikasi pemesanan ojek berbasis aplikasi seperti Gojek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Freyanto bilang, penetapan tarif itu didasarkan atas masukan dari para pemangku kepentingan, seperti Organda, Dishub, pemilik bajaj dan sopirnya sendiri.
CNN Indonesia pun melakukan uji coba aplikasi Bajaiapp. Pemesanan dari kawasan Mampang Prapatan menuju daerah Gambir, di luar waktu jam macet, dipatok dengan harga Rp 55 ribu. Aplikasinya pun sangat mudah dan user friendly.
Setelah menentukan lokasi penjemputan dan tujuannya. Pengguna bisa memilih berapa penumpang yang akan diangkut, dengan maksimal sebanyak empat orang.
Lalu berapa pembagian hasilnya? "Kami ini tidak bussines minded. Jadi sampai saat ini semua yang diterima diserahkan ke sopir bajaj," jelas Freyanto.
"Kami inginnya tidak mengambil keuntungan dari bagi hasil. Karena kami industri kerakyatan. Nanti, kami coba ajak Organda, Dishub dan sebagainya, untuk bagaimana mendapatkan penghasilan di luar ini," tandasnya.
(tyo)