Lima pendiri dan petinggi perusahaan swasta itu adalah Nadiem Makarim dari Gojek, William Tanuwijaya dari Tokopedia, Ferry Unardi dari Traveloka, Andrew Darwis dari Kaskus, dan Emirsyah Satar dari MatahariMall.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Investor yang ditemui delegasi Indonesia ini adalah mereka yang punya nama besar dalam industri teknologi, dan memiliki portofolio investasi di perusahaan sukses skala global.
Pendiri sekaligus CEO Tokopedia, William Tanuwijaya mengatakan, diskusi di antara para hadirin berlangsung cair dan saling bertukar pikiran.
Secara umum, lanjut William, pertemuan ini membahas soal kesempatan yang ada di Indonesia, tantangan, dan regulasi.
Ia menilai dari pihak pemerintah Indonesia aktif dan terbuka menggali alasan mengapa China dan India bisa mengikuti kesuksesan AS dalam melahirkan homegrown entrepreneurs dan mampu membangun perusahaan teknologi kelas dunia.
"Target kunjungan ini untuk bagaimana membuat Indonesia menjadi kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Bagaimana melahirkan lebih banyak lagi tech entrepreneurs seperti yang dibawa ke US dalam kunjungan kali ini," kata William dalam pesan singkat.
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara selaku pemimpin rombongan, berharap kunjungan ini dapat memelajari bagaimana para pelaku industri dan komunitas teknologi di AS mampu membangun ekosistem yang mapan seperti sekarang.
Apalagi, pemerintah Indonesia telah menetapkan ekonomi digital sebagai prioritas untuk menumbuhkan ekonomi nasional.
"Kami akan lihat bagaimana Silicon Valley menjalankan ekosistemnya, antara lain yang berkaitan dengan mentors network, talent pool, events, patent filings, dan lain-lain,” tutur Rudiantara dalam pesan singkat dengan CNN Indonesia.
Pemerintah Indonesia saat ini sedang menyusun peta jalan untuk perdagangan elektronik dan berharap segera merampungkan peraturan pemerintah soal e-commerce. Dari kunjungan ke AS ini Rudiantara berharap bisa memperkaya roadmap dan memperkuat regulasi e-commerce.
Selain Rudiantara, perwakilan pemerintah yang hadir dalam pertemuan ini adalah Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani, dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.
(adt/ard)