Dengan uji coba metode pembayaran tunai ini, Uber sekaligus memerhatikan minat konsumen dengan layanan transportasi mobil panggilan berbasis aplikasi.
Communication Lead Uber Asia Tenggara dan India, Karun Arya mengatakan, uji coba pembayaran tunai adalah bentuk alternatif bagi para pelanggan yang tidak punya kartu kredit. Selama ini seperti yang diketahui, metode pembayaran yang berlaku di Uber adalah memakai kartu kredit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Uber menilai saat ini masih sangat sedikit masyarakat Indonesia yang memiliki kartu kredit, dan hal ini jadi penghambat bagi Uber untuk memperluas jumlah pelanggan mereka.
"Kami bergerak di industri digital, jadi dengan adanya uji coba pembayaran tunai selain untuk memudahkan masyarakat, tapi juga mendorong mereka agar mau memakai layanan digital berbentuk aplikasi," kata Arya.
Di sejumlah negara berkembang, Uber memang memberlakukan metode pembayaran tunai. Mereka menyediakan fasilitas ini di 22 kota di India. Kota lain yang menyediakan layanan pembayaran tunai adalah Jeddah dan Riyadh, Arab Saudi, kemudian Hanoi dan Ho Chi Minh, Vietnam, serta Manila, Filipina.
Penyediaan metode pembayaran tunai ini bakal menekan layanan transportasi taksi macam Blue Bird dan Express. Ditambah lagi saat ini tarif Uber lebih murah dibandingkan taksi pada umumnya. (adt)