Padahal sumber daya 4G LTE di dua frekuensi yang dimiliki XL cukup memadai. Seperti diungkap oleh Presiden Direktur dan CEO XL Axiata Dian Siswarini yang baru saja mengkomersialkan 4G LTE 1.800 MHz di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbeda dengan Telkomsel yang masih menahan diri untuk mengkomersialkan dan bertahan di 900 Mhz sampai waktunya tiba, XL justru sudah menyiapkan diri di frekuensi tersebut.
Dian juga bilang, setelah itu 900 Mhz akan dipakai sepenuhnya untuk jaringan 2G. Karena penggunanya masih banyak di frekuensi tersebut.
Namun demikian, dia meyakini jumlah pelanggan 4G akan semakin banyak ke depannya. Sehingga frekuensi 900 Mhz itu bisa dipakai untuk 4G LTE.
"Malah kita berpikiran tiga tahun lagi kita bisa pakai 2,1 GHz untuk 4G LTE. Saya sih kebayangnya nanti 3 frekuensi itu bisa pakai carrier aggregation," Dian menambahkan.
Saat ini di 2,1 GHz XL Axiata sudah mempunyai pita lebar seluas 15 Mhz termasuk hasil warisan saat mengakusisi Axis beberapa waktu lalu. Kendati masih ada dua blok lagi yang dikembalikan, blok 11 dan blok 12. XL masih berharap bisa ikut lelang.
"Pastinya kita ingin. Apalagikan itu kanal yang kita kembalikan. Karena ya sumber daya itu aset kita untuk berjualan," tandasnya. (tyo)