CEO Nokia Rejeev Suri mengatakan, teknologi dari Nokia dan Alcatel-Lucent akan digabungkan untuk mengembangkan generasi berikutnya Internet nirkabel yang diharapkan mulai dikomersialkan pada 2020.
Jika dana penelitian dan pengembangan dua perusahaan ini digabungkan pada tahun lalu, maka dana yang dikumpulkan ada sekitar 4,7 miliar euro.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil gabungan dua perusahaan ini akan diberi nama Nokia Corp. Rajeev Suri dipercaya sebagai CEO oleh para pemegang saham.
Akhir bulan lalu, Nokia mengatakan dengan aksi ini mereka diharap bisa melakukan penghematan hingga 900 juta euro sampai 2018.
Suri berkata ia berencana memiliki lebih dari 10 ribu manajer terpilih dari dua perusahaan saat transaksi akuisisi ditutup.
Penggabungan dua perusahaan ini membuat Nokia menjadi perusahaan penyedia infrastruktur telekomunikasi terbesar kedua di belakang Ericsson asal Swedia.
Nokia pun tentu berharap langkah mereka dapat menantang produsen asal China, seperti Huawei dan ZTE, yang agresif menawarkan produk dan layanan harga terjangkau. (adt/eno)