Uji coba radio pemancar Ericsson ini rencananya akan dilakukan dengan operator NTT DoCoMo dari Jepang pada tahun depan. Radio pemancar dari Ericsson, disebut menggabungkan 128 elemen antena dan didesain untuk di luar ruangan.
Arun Bansal, SVP dan Kepala Unit Bisnis Radio Ericsson, mengatakan bahwa perangkat yang ditawarkan tersebut sifatnya masih purwarupa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ericsson, dan sejumlah perusahaan penyedia infrastruktur, memprediksi teknologi 5G akan komersial mulai tahun 2020.
"Purwarupa 5G Ericsson akan membantu kami mendapatkan wawasan ke potensi lingkungan jaringan dan pasar, untuk membuka kemungkinan mengaktifkan layanan baru ke pelanggan dan mitra kami," ujar Onoe.
Teknologi 5G, yang merupakan penerus 4G, disepakati oleh International Telecommunication Union (ITU) bisa mencapai kecepatan maksimal 20 gigabit per detik (Gbps).
ITU yang merupakan organisasi terpisah dari PBB, mengatakan 5G atau kecepatan 20 Gbps akan cukup cepat mengunduh film definisi tinggi 8 GB dalam waktu enam detik.
5G juga diharapkan bisa memungkinkan mobil tanpa sopir dan jalan raya terhubung untuk mengkomunikasikan informasi tentang kecelakaan mobil yang berada di depan dan akan menghentikan mobil sebelum terjadi tabrakan. (adt/adt)