ATSI mengincar OTT yang masuk dalam kategori media sosial yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan percakapan (chatting) dan varian chatting lain.
Syarat selanjutnya, pemilik layanan OTT tersebut harus sepenuhnya warga negara Indonesia dan memiliki pelanggan sekitar 100 ribu sampai 500 ribu pelanggan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi target kami dalam waktu kurang lebih 1 tahun, jumlah penggunanya menjadi kurang lebih 20 - 30 juta," tegas Alexander, yang juga CEO Indosat Ooredoo, seperti dikutip dari situs web resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika.
ATSI akan membina dan mempromosikan aplikasi itu dalam berbagai acara yang digelar operator seluler. Bisa pula layanan itu dipromosikan lewat SMS kepada pelanggan masing-masing operator seluler.
Lima operator yang menyatakan dukungan itu adalah Telkomsel, XL Axiata, Indosat, dan Smartfren dan Tri.
OTT merupakan segala jenis layanan berupa aplikasi atau situs web yang beroperasi memanfaatkan jaringan Internet yang dibangun oleh perusahaan telekomunikasi. Pada dasarnya, perusahaan seluler ini hendak menggandeng mitra OTT agar bisa menjalin kerja sama sekaligus membesarkan mereka. (adt/tyo)