Para ahli meteorologi mengatakan, suhu udara di Swiss selama musim salju yang berlangsung di tahun 2015 ini memecahkan rekor dalam waktu 1,5 abad. Berapa kira-kira suhu terpanas di negeri salju itu?
Suhu udara yang dicatat oleh Federal Office of Meteorology and Climatology (MeteoSwiss) hingga akhir 2015 ini adalah 3,4 derajat Celsius.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
World Meteorological Organization (WMO) mengatakan bahwa El Nino dan ulah manusia adalah penyebab dari kenaikan suhu secara global di tahun 2015.
Karena lautan dan atmosfer adalah dua sistem yang saling terhubung, maka menyebabkan penyimpangan pada kondisi atmosfer yang pada akhirnya memengaruhi kondisi iklim Bumi.
Sesuai pantauan secara ilmiah, biasanya El Nino berkembang sekitar bulan Mei atau Juni, kemudian semakin kuat pada September/Oktober dan November hingga memuncak sekitar Desember atau Januari. 'Kekuatan' El Nino bakal meruntuh pada akhir Februari, seiring dengan kembalinya kondisi cuaca yang mulai normal sekitar bulan Maret.
Namun WMO memprediksi bahwa El Nino akan tetap berlanjut hingga 2016 mendatang. Hal senada juga dikatakan oleh Kepala Bidang Informasi Iklim dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Evi Lutfiati, beberapa waktu silam.
Diketahui musim salju terpanas di Swiss membuat langit jadi lebih cerah, tanah yang lebih kering, dan hilangnya salju di bukit lereng sehingga mengecewakan para penggila ski.
Tak hanya itu, resor ski di sana juga dikabarkan semakin merugi lantaran sepi wisatawan yang berkunjung ditambah mata uang Swiss yang kuat serta keadaan alam yang tidak memuaskan seperti sekarang. (adt)