Prosesor yang diperuntukkan khusus mobil pintar ini terdiri dari 2 jenis cip, yaitu 820A dan 820Am. Keduanya ditambahkan modem 4G LTE untuk navigasi mobil dari Internet.
Dengan menggunakan prosesor ini, sebuah mobil dapat diubah menjadi sebuah hotspot wifi 'berjalan'. Selain itu, prosesor menawarkan berbagai fitur canggih untuk kendaraan, mulai dari kamera sensor 'perhatian pengemudi', kontrol otonom mobil, sistem pengunci pintu sidik jari, dan masih banyak lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang membedakannya adalah adanya 'pendekatan modular', di mana cip dapat dipasang untuk memperbaharui sistem pada mobil. Bila ingin memeroleh pembaruan sistem, pengguna dapat dengan mudah mencabut prosesor dan mengganti dengan yang baru.
“Chip memungkinkan sistem kendaraan dapat diperbaharai melalui perangkat keras dan perangkat lunak, sehingga memungkinkan kendaraan dapat dengan mudah ditingkatkan dengan teknologi terbaru,” jelas Mollenkopf seperti dikutip dari Arstechnica.
Pengguna nantinya bisa memeroleh pembaruan melalui prosesor yang cocok dengan perangkat lunak ini. Selain itu, bila ingin meningkatkan kapabilitas jaringan seluler, pengguna juga bisa terus melakukan pembaruan terhadap koneksi LTE.
Sejauh ini, kelompok prosesor khusus kendaraan dari Qualcomm dikabarkan akan segera diuji coba pada kuartal pertama 2016.
Bila biasanya orang baru memperbarui mobilnya dengan membeli yang baru setelah beberapa tahun memakai, kini tidak perlu menunggu waktu yang lama karena prosesor Qualcomm dapat membantu 'meremajakan' teknologi mobil sehingga mobil dapat melenggang dengan teknologi terkini.
“Inovasi yang dilakukan untuk kendaraan sedang berlangsung secara besar-besaran. Hal tersebut mengubah bagaimana cara sebuah mobil digunakan,” ungkap Mollenkopf. (adt)