File update KB3123303 akan membuat Windows menampilkan sebuah peringatan untuk mendesak pengguna agar segera melakukan update ke Internet Explorer versi 11. Namun jika tidak ingin melakukan update, pengguna dapat menonaktifkannya dengan cara mengubah registrasi.
Berakhirnya dukungan terhadap Internet Explorer 8, 9 dan 10 menunjukkan bahwa Microsoft tidak akan lagi merilis patch untuk memperbaiki celah keamanan. Hal ini membuat browser rentan terhadap adanya berbagai ancaman baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati belum sepenuhnya hilang, namun raksasa piranti lunak ini memang menyatakan bakal menggantikan Internet Explorer dengan Edge secara menyeluruh di masa depan.
Nama Edge sebagai nama komersil Project Spartan diumumkan Microsoft saat acara Build Developer Conference berlangsung di San Fracisco.
Edge memang sangat berbeda dengan Internet Explorer. Aplikasi peramban ini sudah terintegrasi dengan Microsoft Cortana, yang artinya pengguna bisa melakukan pencarian hanya lewat perintah suara.
Selain penambahan fitur, tampilan bar dan halaman muka Edge juga sangat berbeda dengan Internet Explorer. Bahkan aplikasi ini nantinya bisa menggunakan beberapa dari ratusan ribu extention milik Google Chrome.
Fitur lain yang dijagokan pada Edge juga kemampuan berbagi tautan dengan lebih mudah, dan penambahan ‘reading mode’. Fungsi ini diklaim bakal membuat pengujung situs lebih nyaman membaca tulisan. Mirip dengan salah satu fungsi Apple Safari.
(tyo)