Aksi akuisisi ini merupakan salah satu cara Gojek untuk memperbaiki sistem IT, menginggat jumlah pengguna layanan tersebut terus meningkat pesat. "Ini bertujuan untuk merekrut 100 orang di bidang insinyur, progammer dan pengelola data baik di level junior hingga senior dari 6 sampai 12 bulan ke depan," kata Nadiem Makarim, CEO dan pendiri Gojek, seperti dikutip Tech in Asia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Singkatnya, permintaan dan penggunaan yang terlalu banyak tak bisa dilayani secara maksimal oleh tim tech Gojek untuk menanganinya. "Pada Go-Jek, kita tumbuh begitu cepat sehingga kita kehilangan kendali atas berapa banyak orang mengunduh aplikasi kami," tambah Nadiem.
"Kedua startups membantu meningkatkan backend kami untuk mencocokkan pertumbuhan kami dalam permintaan dan pengguna - cukup banyak membantu kami memperluas layanan bahkan lebih," katanya.
Didirikan pada tahun 2010, oleh Sidu Ponnappa, Niranjan Paranjape, and Aakash Dharmadhikar, C42 telah menjadi konsultan teknologi untuk klien seperti Flipkart, Staples Labs, Quintype, UrbanLadder dan ThoughtWorks.
(tyo)