Hal ini bisa terlihat dari data pengiriman wearable device sepanjang tahun 2015 secara global yang dirilis lembaga riset International Data Corporation (IDC).
Hasilnya, IDC menemukan bahwa ada 27,4 juta unit perangkat wearable yang dikirimkan pada kuartal empat 2015 atau meningkat 126,9 persen dari kuartal empat 2014 yang hanya 12,1 juta unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertumbuhan hingga tiga digit merepresentasikan bahwa minat pasar dari sisi konsumen dan vendor terus meningkat," kata Ramon Llamas, Manajer Riset IDC untuk Perangkat Wearable.
Lebih detail, pada tahun 2015, Apple Watch menduduki peringkat ketiga produsen yang mengirim perangkat wearable terbesar dunia, disusul oleh Garmin dan Samsung. Sementara nomor dua dan nomor satunya diduduki oleh Xiaomi dan Fitbit sebagai produsen wearable device terbesar di dunia.
Fitbit berhasil mendapatkan pangsa pasar 26,9 persen dengan distribusi unit sebanyak 21 juta sepanjang tahun 2015. Disusul oleh Xiaomi dengan 15,4 persen (12 juta unit) dan Apple Watch sebesar 14,9 persen (11,6 juta unit).
Dari data yang dirilis oleh IDC, produsen perangkat wearable yang menggunakan sistem operasi Android Wear seperti Motorola, LG, Huawei dan Sony, belum berhasil masuk daftar lima besar yang menandakan Android Wear belum menguasai dunia seperti yang terjadi di produk ponsel pintar.
Pada peringkat kelima, IDC hanya menyebutkan kategori 'lain-lain' dengan pangsa pasar 34,5 persen selama tahun 2015. (adt/adt)