Dengan harga jual di bawah Rp3 juta, Infinix mencoba menawarkan kamera premium yang terdapat pada ponsel mahal.
"Bisa dicek, biasanya ponsel yang menggunakan sensor Sony IMX230 dijual di atas 5 juta semua. Pikselnya bukan abal-abal dan bukan polaridasi," kata Anis Thoha Manshur, Marketing Manager Infinix Mobility.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Sony Tak Lagi Buat Seri Xperia Z |
Untuk mendukung performanya, terdapat chipset 64-bit octa-core MediaTek Helio X10 berkecepatan 2 GHz serta RAM 3 GB.
Berbeda dengan pendahulunya yang menggunakan layar 5 inci, ponsel yang memiliki baterai 3.030 mAh ini punya layar yang lebih besar (5,5 inci) dengan resolusi Full HD.
Pada saat sampai di tanah air, ponsel ini menggunakan sistem operasi Android Lollipop 5.1 yang dibalut dengan interface bernama XUI. Namun saat ini Infinix sudah menyediakan upgrade Android Marshmallow 6.0 melalui Over-the-Air (OTA).
Terhitung tanggal 3 Maret 2016, Infinix Zero 3 akan mulai dijual di Lazada dengan harga Rp2.599.000. Setelah itu, akan tersedia di berbagai toko ritel.
Sejauh ini, Infinix tidak tertarik untuk bekerja dengan e-commerce lain. Anis membeberkan alasan khusus mengapa memilih Lazada sebagai mitra dalam mendistribusikan Zero 3.
"Lazada punya supply dan logistik yang bagus. Dia bisa meng-handle ratusan hingga ribuan dalam sehari. Kita kan jualnya ada jadwalnya, jadi sistem logistiknya harus bagus. Coba kalo gudang nya kecil, ga sanggup," tutupnya mengakhiri pembicaraan. (adt/adt)