Memotret matahari dengan ponsel dalam waktu yang lama, bahkan di saat Gerhana Matahari Total, dinilai dapat merusak unit kamera pada ponsel. Peneliti astronomi Observatorium Bosscha menyarankan, untuk menghindari hal itu pengguna disarankan memakai penapis untuk meredam cahaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengambil foto Gerhana Matahari Total berkualitas dibutuhkan lensa tele panjang yang mungkin tak semua ponsel memiliki aksesori ini.
"Muka kita tidak kelihatan. Kamera ponsel juga berpotensi rusak karena kena cahaya yang menyilaukan," jelasnya di kesempatan terpisah.
Tetapi di sisi lain, hal ini bisa jadi nilai artistik bagi mereka yang memang ingin membuat foto siluet.
Rhorom juga menambahkan, potensi kerusakan kamera ponsel ini sebetulnya juga bisa terjadi di hari-hari biasa. Menurutnya, apabila sering memotret Matahari biasa maka kamera ponsel bisa saja rusak terkena panas.
GMT yang sedang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia akan berlangsung pada 9 Maret 2016 esok di 12 provinsi Tanah Air. Fenomena langka ini, menurut Rhorom, hanya akan terlihat di kawasan Nusantara dan lautan Pasifik.
Sementara Gerhana Sebagian bisa disaksikan di sejumlah negara tetangga seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Australia.
[Gambas:Video CNN]
(adt/tyo)