Sutardja dan Dai adalah pasangan suami istri yang mendirikan Marvell Technology bersama saudara laki-lakinya, Pantas Sutardja pada 1995. Bermarkas di Hamilton, Bermuda, Inggris perusahaan ini fokus pada produk penyimpanan, komunikasim dan semikonduktor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan dua pimpinan ini melenggang keluar, perusahaan bisa bebenah di divisi penjualan atau berakhir sudah," tulis analis finansial dari Ladenburg Thalmann & Co, Daniel Amir dalam sebuah catatan.
Pihak Marvell telah membentuk kantor sementara pimpinan eksekutif untuk operasi sehari-hari. Kantor tersebut akan dipimpin oleh dua CEO sementara, yakni Maya Strelar-Migotti dan Pantelis Alexopoulos.
Diketahui Sutardja merupakan pengusaha berdarah Indonesia-China. Lahir pada 1961, ia menetap di ibukota Jakarta sampai 1980. Lulus SMA, Sutardja melanjutkan pendidikan tinggi di Iowa State University jurusan teknik elektro.
Sutardja tercatat pernah menerima penghargaan Indonesian Diaspora Lifetime Achievement Award for Global Pioneering and Innovation pada 2012 lalu yang dipersembahkan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di AS.
Ia menikah dengan Dai, wanita berdarah China yang berdomisili di AS. Keduanya membangun kerajaan teknologi Marvell Technology 21 tahun silam. (tyo/tyo)