Tahun 2016 ini menjadi tahun keenam bagi produk iPad dari Apple sejak ia pertama kali diperkenalkan pada 2010 silam. Belum lama perusahaan menyatakan telah menjual lebih dari 200 juta unit iPad layar 9,7 inci sejak ia diluncurkan.
Meski angka tersebut mengesankan, namun pasar tablet yang telah Apple ciptakan dianggap belum bisa sesuai harapan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Gartner pun merevisi perkiraan pasar tablet yang melingkupi produk seperti iPad, Samsung Galaxy Tab, Nexus 7, dan lain-lain menjadi 196 juta unit pengiriman pada 2015, dan angka tersebut dipercaya akan terus sama hingga 2018.
Ponsel pintar pun dituding sebagai salah satu alasan mengapa penjualan tablet terus menukik.
Ukuran layar ponsel pintar yang semakin beragam, dari 4 inci, 4,7 inci, hingga menyentuh angka 5 inci berhasil mencuri perhatian konsumen dari pesona produk tablet.
Menurut lembaga riset GfK, di wilayah Amerika Utara ponsel dengan ukuran layar 5 inci ke atas memegang kendali pasar sebanyak 70 persen dan seetengah pangsa pasar di China.
Faktor lainnya juga berasal dari kebiasan para pengguna tablet yang merasa bahwa perangkat tablet jauh lebih awet dibandingkan ponsel pintar yang rasa-rasanya ada 'kewajiban' khusus untuk terus meng-upgradenya.
Bahkan CEO Apple Tim COok juga mengatakan bahwa konsumen lebih jarang mengupgrade perangkat tablet ketimbang ponsel pintar. Namun Cook meyakini, tablet masih lebih sering diupgrade dibanding komputer PC.
Tablet detachables bisa jadi penyelamat
Di samping lesunya pasar tablet, IDC menyatakan ada secercah harapan dari perangkat detachables, yakni tablet yang bisa disematkan perangkat papan ketik (keyboard), bahwa pertumbuhannya sangat pesat.
IDC menambahkan, satu dari lima tablet yang terjual di Eropa adalah detachable pada kuartal keempat 2015.
(Dok.Microsoft) |
Tablet detachables dari sisi fungsi dan penggunaan memang bisa memberi pengalaman kepada konsumen yang sama seperti menggunakan perangkat laptop.
Masih menurut IDC, tablet detachables bisa meraup dua segmen pasar, yakni tablet konvensional seperti iPad lawas dan notebook PC.
IDC memperkirakan tablet detachables bisa semakin populer hingga 2020 dan diprediksi bisa meraup seperlima pasar yang dinamakan "perangkat komputasi klien" yang sudah termasuk tablet dan PC. (tyo)
(Dok.Microsoft)