Keduanya juga berencana menawarkan kendaraan untuk para pengemudi baru melalui program pembiayaan baru dari Toyota Financial Services, namun dalam pernyataan bersama, kedua perusahaan tak mengungkap secara pasti rinciannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara bagi Uber, kerja sama ini bisa jadi menguntungkan karena perusahaan mencatat Toyota merupakan mobil yang paling populer di platform Uber.
Belakangan ini, aplikasi yang menyediakan jaringan transportasi menjadi target investasi bagi perusahaan teknologi maupun otomotif.
Pada hari ini pula, produsen mobil Jerman Volkswageng mengumumkan investasi US$300 juta di Gett, sebuah aplikasi yang memberi layanan serupa Uber yang telah beroperasi di Amerika Serikat, Inggris, Rusia, dan Israel.
Apple juga telah menggelontorkan dana US$1 miliar kepada aplikasi Didi Chuxing asal China, yang kemudian dipandang sebagai langkah politik yang menandai langkah pentingnya di Negeri Tirai Bambu. (adt)