KiloCore, demikian nama yang diajukan untuk prosesor super tersebut. Disebut super karena dengan 1.000 inti di dalamnya, prosesor tersebut mampu menangani instruksi hingga 1,78 triliun perintah setiap detik. Cocok untuk melakukan enkripsi, deskripsi atau untuk penelitian sains.
Hebatnya lagi, masing-masing inti prosesor tersebut bisa bekerja mandiri yang berarti tiap inti bisa dinonaktifkan jika memang tidak dibutuhkan. Ini sangat berguna sekali untuk menghemat konsumsi daya yang dibutuhkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
KiloCore dirancang sepenuhnya oleh para peneliti dari Universitas California, namun untuk proses produksinya mereka bekerjasama dengan IBM. Tapi jangan berharap prosesor ini bakal diproduksi massal, karena cip ini memang sengaja dirancang untuk segelintir institusi.
(eno)