Berangkat dari mimpi menciptakan kendaraan ramah lingkungan, NASA berniat merakit pesawat listrik seri X dengan suntikan dana fantastis, yakni US$43,5 juta atau setara Rp567 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip situs Tech Insider, proyek tersebut terbilang agresif sebab tidak mudah untuk bisa merealisasikan produk berukuran besar dalam waktu singkat.
Rencananya, X-57 akan dilengkapi oleh enam mesin elektrik di setiap sayapnya sebagai daya operasi. X-57 pun disebut-sebut bakal mampu terbang dalam kecepatan 281 kilometer per jam. Namun jarak tempuh X-57 hanya bisa mencapai 160 kilometer saja.
"Kami merancang pesawat terbang ini secara khusus untuk demonstrasi uji coba kami," ucap pemimpin investigasi proyek X-57 dari NASA, Sean Clarke.
Ia melanjutkan, "namun agar bisa dikomersialkan, teknologi baterainya perlu ditingkatkan lagi."
Setelah pengembangan X-57 rampung, NASA akan mengubah standar pesawat menjadi konsep serba listrik. X-57 rencananya akan diuji coba pada Maret 2018.
Setelah uji coba, NASA telah mempersiapkan sejumlah langkah berikutnya untuk menyempurnakan pesawat listrik tersebut agar bisa dikomersilkan dengan daya yang maksimal. (adt)