Kesepakatan itu akan didanai oleh kas SoftBank sendiri dan pinjaman jangka panjang dari Mizuho Bank asal Jepang.
ARM selama ini menguasai desain industri prosesor untuk perangkat mobile dengan keunggulan teknologi hemat namun memberikan performa yang baik. Teknologi ARM dipakai oleh perusahaan besar macam Samsung dan Apple, serta sukses mengalahkan desain x86 dari Intel di ruang mobile.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CEO SoftBank Masayoshi Son mengatakan, aksi korporasi ini merupakan salah satu akuisisi paling penting yang pernah mereka lakukan dan perusahaan berharap ARM bisa menjadi pilar utama dari strategi pertumbuhan SoftBank ke depan.
ARM berkata SoftBank berencana melestarikan organisasi yang berlangsung selama ini di dalam perusahaan, termasuk struktur manajemen dan model bisnis berbasis kemitraan.
SoftBank, konglomerat telekomunikasi dan Internet asal Jepang, belakangan sangat agresif berinvestasi di perusahaan rintisan teknologi di kawasan India dan China. Mereka juga memberi layanan seluler di Jepang dan Amerika Serikat.
SoftBank belakangan ini menjual sekitar US$10 miliar sahamnya di perusahaan e-commerce Alibaba asal China, dan menjual seluruh sahamnya di perusahaan pengembang game Supercell asal Finlandia kepada Tencent Holdings yang membuat nilai perusahaan Supercell lebih dari US$10 miliar. (adt)