Co-CEO Lazada Indonesia Florian Holm menyatakan tak gentar apabila Amazon merambah pasar Indonesia. Ia tak heran dengan rencana Amazon ini karena memang Indonesia pasar potensial untuk bisnis perdagangan elektronik.
"Kita tidak takut menghadapi Amazon jika mereka ekspansi ke sini," ucap Holm saat ditemui di Jakarta, Rabu (20/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lazada dalam waktu dekat juga bakal membuka akses penjualan dari Indonesia ke para pembeli dari luar negeri, dan bukan sebatas di kawasan Asia Tenggara.
Beberapa waktu lalu, CEO Bukalapak Achmad Zaky turut berpendapat bahwa kabar ekspansi Amazon sebetulnya tidak perlu dibesar-besarkan. Zaky mengaku senang jika ada pemain e-commerce dari luar negeri masuk ke Indonesia karena seperti masuk ke 'kelas unggulan'.
Kehadiran Amazon ke Indonesia, dilaporkan dibarengi dengan nilai investasi yang besar, mencapai US$600 juta atau sekitar Rp7,8 triliun untuk memulai bisnis.
Amazon sendiri mengusung model bisnis ritel online. Berpusat di Seattle, Washington, mereka menjual banyak jenis produk mulai dari buku hingga alat-alat elektronik lainnya.
Di Indonesia, model bisnis macam ini diusung oleh Blibli.com dan Bhinneka.com. (adt)