Sel tersebut dibuat oleh perusahaan Celixir. Penyembuhan lewat implantasi sel sebelumnya diyakini para dokter tidak bisa dilakukan. Karena itu, mereka akhirnya mengandalkan transplantasi.
Diberitakan The Telegraph, 11 orang yang menderita penyakit jantung sangat parah dioperasi pada November 2012 dan September 2013 silam. Semua pasien awalnya diduga tidak akan bertahan hingga 24 bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Operasi dilakukan Profesor Steve Westaby dari Rumah Sakit John Radcliff, Oxford, Britania Raya. Dia dibantu dengan spesialis asal Yunani, Kyriakos Anastasiadis.
Kegagalan jantung parah saat ini tidak bisa disembuhkan dan pasien penderitanya lebih rentan meninggal dunia dibanding pengidap kanker. Keadaan seperti ini biasanya diakibatkan oleh serangan jantung.
Westaby sebelumnya mengoperasi anak-anak yang menderita penyakit pada pembuluh koronernya setelah mengalami serangan jantung. Saat itu, dia menemukan luka pada otot jantung menghilang sembuh dengan sendirinya karena beberapa jenis sel induk yang ada pada anak.
Hal ini tidak ditemukan pada pasien dewasa. Ilmuwan sebelumnya percaya menyuntikan sel tersebut langsung pada jantung bisa membawa efek yang hanya ditemukan pada anak-anak. Namun, hal ini tidak kunjung berhasil dilakukan.
Sel baru ini diambil dari seorang donor dan disuntikkan pada area yang rusak. Suntikan ini meredakan inflamasi dan mendorong regenerasi. (tyo)