Infinix Hot S dijual dalam dua varian, yakni RAM 2 GB dan 3 GB. Sisanya, semua spesifikasi terbilang sama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sensor sidik jari tersebut terletak di bagian belakang bodi di bawah kamera ponsel. Alasan Jiang, agar pengguna lebih mudah menjangkaunya ketika hendak mengaktifkan ponsel.
"Kecepatan aktivasi ponsel menggunakan fingerprint ini hanya 0,4 detik saja," klaim Jiang.
Selain sensor sidik jari, X OS juga menyediakan fitur bernama XHide yang mampu menyembunyikan folder dan aplikasi dengan password.
Kemudian kelebihan yang diunggulkan lainnya adalah fungsi freezer, yakni untuk menyimpan aplikasi yang jarang digunakan tanpa memakan memori ponsel.
Beralih ke kamera. Infinix Hot S tidak mau ketinggalan untuk tetap menyediakan resolusi apik dari kameranya. Untuk kamera belakang resolusinya 13 MP dengan dual flash dan 8 MP untuk bagian depan.
Saat CNNIndonesia.com mencoba kamera belakang di ruangan dengan cahaya agak redup, hasilnya terbilang baik minim noise.
fitur fingerprint di Ponsel entry level Infinix Hot S X521. (CNN Indonesia/Hani Nur Fajrina) |
Sementara untuk kamera depan Hot S menyuguhkan sejumlah shooting mode, di antaranya touch capture, gesture shot, delay shot, voice capture, dan face capture. Infinix juga tak lupa menyediakan fungsi beauty mode untuk selfie.
Hot S menggunakan prosesor Octacore CPU 64-bit dengan kapasitas baterai 3.000 mAh. Baterai ponsel berbalut metal ini diklaim bisa tahan sampai 10 jam pemakaian reguler.
Layar Hot S berukuran 5,2 inci dengan kepadatan 283 ppi. Bagi pengguna yang hendak berfoto selfie, wide angle kamera depan Hot S mencapai 120 derajat, sehingga bisa memuat banyak orang.
Tersedia dalam lima pilihan warna, Infinix Hot S versi 2 GB dibanderol di situs Lazada Rp1,749 juta dan Rp2,199 juta untuk versi 3 GB.
(tyo)
fitur fingerprint di Ponsel entry level Infinix Hot S X521. (CNN Indonesia/Hani Nur Fajrina)