Perlu diingat, bahwa ponsel berlabel Nokia itu tidak lagi diproduksi langsung oleh kelompok bisnis Nokia yang berbasis di Finlandia maupun Microsoft, karena kedua perusahaan itu telah melisensikan merek ponsel dan tablet Nokia ke pihak lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, kolaborasi ini semakin memantapkan merek Nokia untuk dilempar ke pasaran dengan menunjuk Pekka Rantala sebagai Chief Marketing Officer.
Nantinya ponsel Nokia ini akan mengadopsi Android. Sementara HMD Global menyatakan keseriusannya dengan menggelontorkan dana hingga US$ 500 juta untuk bisa memasarkan merek legendaris tersebut selama 10 tahun ke depan.
Sebelumnya Nokia sempat membuat ponsel berbasis Android dalam lini produk Nokia X ketika perusahaan berbasis Espoo itu masih dipimpin Stephen Elop. Nokia X tidak lagi dikembangkan setelah unit bisnis ponsel dan layanan Nokia resmi diambil alih Microsoft pada 2014
(tyo)