Huawei Pecundangi Xiaomi di China

Hani Nur Fajrina, CNN Indonesia | Minggu, 21/08/2016 09:55 WIB
IDC memaparkan, jumlah pengiriman ponsel Xiaomi turun hingga 38% kuartal kedua 2016. Xiaomi Redmi 2 dan Mi Tab (CNN Indonesia/ Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Produsen ponsel pintar Xiaomi selama  beberapa tahun terakhir merajai pangsa pasar di kampung halamannya sendiri, China. Namun data terbaru mengungkap posisi tersebut kini telah digeser oleh rival senegaranya, Huawei.

Lembaga riset IDC menunjukan analisis anyar mengenai pasar ponsel pintar di Negeri Tirai Bambu untuk periode kuartal kedua 2016.
IDC memaparkan, jumlah pengiriman ponsel Xiaomi turun drastis dari 17,1 juta unit pada kuartal yang sama tahun lalu, menjadi 10,5 juta unit. Jika dikalkulasikan, penurunan tersebut berkisar 38 persen.
Hal tersebut membuat Xiaomi tak lagi bertengger di nomor satu pasar ponsel pintar China. Ia merosot ke nomor empat.
Mengutip situs TechCrunch, Huawei mengambil alih posisi teratas dengan jumlah pengiriman produk sekitar 19,1 juta unit. Angka tersebut langsung melahap 17,2 persen pangsa pasar ponsel pintar di China.
Sementara di posisi ke-dua dan tiga ditempati oleh pesaing yang juga dari China yaitu Oppo dan Vivo, dengan masing-masing jumlah pengiriman ponsel pintar sebesar 18 juta unit dan 14,7 juta unit.
 
Di luar itu, vendor asing yang menempati posisi tertinggi adalah Apple dengan catatan jumlah pengiriman iPhone sebanyak 8,6 juta unit. Angka tersebut pun mengalami penurunan 31,7 persen dari kuartal yang sama pada 1015, yakni 12,6 juta unit.



(evn)