Seorang profesor bernama Takashi Sato dari kota Saitama dekat Tokyo sedang berada di tengah kerumunan orang di Apple Ginza untuk mengambil iPhone 7 Plus yang telah ia pesan.
"Saya ingin mencoba ponsel di air," kata Sato yang berusia 44 tahun itu, seperti dikutip dari portal berita Bloomberg.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Ratusan Orang Mengantre Demi iPhone 7 |
Duo iPhone 7 dan 7 Plus memang telah dilengkapi sertifikasi IP67 sehingga memungkinkannya dimainkan di dalam air.
"Saya tidk peduli iPhone terbaru tidak ada lubang audio untuk earphone," ujar Takemura yang bekerja di Tokyo. "Earphone nirkabel dari Apple yang memanfaatkan WiFi sangat mahal, jadi saya akan membeli perangkat lain."
Selain Jepang, sejumlah negara yang sudah siap menjual iPhone 7 dan 7 Plus adalah Australia, Austria, Belgia, Kanada, China dan Hong Kong, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Irlandia, Italia, Jepang, Luksembourg, Meksiko, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Portugal, Puerto Rico, Spanyol, Swedia, Swiss, Taiwan, Uni Emirat Arab, Inggris dan tentunya Amerika Serikat.
Tak berbeda dari pendahulunya, iPhone 7 dan 7 Plus masih mengusung layar 4,7 inci dan 5,5 inci. Hanya saja, Apple semacam kembali membuat bagian belakangnya mirip kaca, meski terbuat dari alumunium.
Resolusi kamera iPhone 7 adalah 12MP di bagian belakang dan 5MP di bagian depan dengan bukaan lensa f/1.8 dan 50 persen lebih terang dibandingkan versi sebelumnya. Peningkatan juga terjadi di optical image stabilization.
Apple menghilangkan versi 16GB, artinya kini pilihannya adalah 32GB, 128GB dan 256GB. Soal harga, iPhone 7 akan dibanderol mulai US$649 sementara iPhone 7 Plus hadir dengan harga mulai US$ 769.
Belum bisa dipastikan kapan duo iPhone 7 dan 7 Plus akan mendarat di Indonesia. (tyo/tyo)