CEO Microsoft Indonesia Andreas Diantoro mengatakan, pemerintah seharusnya lebih fokus mendorong pada aspek peranti lunak (software) jika memang ingin bersaing di kancah internasional.
"Aspek software itu area yang memiliki kekuatan besar dari talent Indonesia. Khususnya para developer kami tentunya bisa betul-betul berkompetensi di ranah software," jelas Andreas saat ditemui oleh beberapa awak media di Jakarta, Selasa (27/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Komponen hardware itu membutuhkan skill ekonomi untuk secara sungguh-sungguh menjalankannya. Saya tidak yakin kita orang Indonesia memilikinya," lanjut Andreas.
"Jika dijalankan secara benar program konten lokal ini, serta dengan dukungan insentif yang tepat, ditambah jumlah edukasi demi membentuk pengembang muda, saya percaya bangsa Indonesia mampu bersaing dengan siapapun di ranah global. We fully support it," tutupnya.
(tyo)