Chris Irwan Japari selaku dewan pembina Apkomindo membuka perhelatan ini. Ia mengatakan, industri teknologi Indonesia mampu mendulang pertumbuhan 8 persen setiap tahun.
Selain itu, Indocomtech 2016 dinyatakan mendukung dalam mewujudkan gambaran Jakarta sebagai SmartCity.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembukaan Indocomtech 2016 juga dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.
"Yang luar biasa adalah aplikasi. Saya ambil representasi dari e-commerce. E-commerce pada 2014 sudah mencapai US$12 miliar, 2015 mencapai US$19 miliar. Pada 2020 nanti perkiraannya mencapai US$130 miliar," terangnya.
Sementara untuk aspek device alias perangkat, ia menambahkan bahwa ada sekitar 60-70 juta orang di Indonesia membeli ponsel baru tiap tahun, dengan rata-rata masa pemakaian kurang-lebih 2 tahun. Dengan perkembangan teknologi terbaru, ia optimis seluruh lini bisnis TI akan terus berkembang termasuk industri gadget.
Indocomtech 2016 menghadirkan 300 peserta, sementara 100 lainnya berasal dari pemain mancanegara seperti China, Taiwan, dan Hong Kong.
Pameran ini akan diadakan dari 2-6 November 2016 dan dibuka untuk umum dengan tiket masuk Rp15 ribu untuk hari kerja, dan Rp20 ribu untuk akhir pekan. (tyo)