"Sejauh ini layanan telekomunikasi di Aceh dalam keadaan aman, lancar, dan terkendali," kata Arif di Jakarta.
Gempa yang melanda kota Pidie memutus pasokan listrik yang menyokong dua Sentral Telepon Otomat (STO) milik Telkom yaitu STO Samalangan dan STO Merdu. Untuk sementara ini, Telkom mengandalkan generator guna menjaga arus telekomunikasi yang masuk dan keluar Aceh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menyadari dalam situasi darurat seperti ini, fasilitas telekomunikasi sangat diperlukan, khususnya untuk penanganan tanggap darurat," Arif menambahkan.
Pada pukul 05.03 WIB, gempa berkekuatan 6,4 SR. Pusat gempa berasal dari 18 kilometer timur laut Kabupaten Pidie Jaya atau 121 kilometer tenggara Banda Aceh.
Meski tak berpotensi tsunami, kerusakan yang diakibatkan cukup serius. Guncangan keras gempa ini sempat membuat warga berhamburan keluar rumah.
Arif mengaku Telkom segera memberi layanan telekomunikasi gratis. Mereka juga menggandeng aparat untuk mendirikan posko bantuan tenaga medis dan obat-obatan. (pit)