Ya, pengelola Pizza Hut Indonesia melabeli nama Fitsahats.id untuk situs ‘resminya’. Pengunjung yang berselancar ke laman tersebut disajikan dua pilihan yakni restoran Pizza Hut dan Pizza Hut Delivery (PHD). Tidak ada menu atau layanan layaknya situs Pizza Hut pada umumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok mengklaim Novel pun memelesetkan Pizza Hut menjadi 'Fitsha Hats' dalam daftar riwayat hidup yang tercantum di Berita Acara Pemeriksaan (BAP)-nya.
"Ada saksi yang malu karena pernah kerja di Pizza Hut. Nama itu diganti karena mungkin berpikiran tidak boleh (bekerja) dipimpin orang yang beda iman. Saya sampai ketawa, ngakunya enggak memperhatikan," kata Ahok usai menjalani sidang perkara dugaan penistaan agama di Gedung Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (3/1).
Menurut Ahok, Novel melakukan hal itu karena dianggap bertentangan dengan seruannya selama ini yang menolak pemimpin berbeda iman.
Tampilan web Fitsahats.id (Foto: Susetyo Dwi Prihadi) |
Namun di persidangan, Novel menampik kesalahan penulisan Pizza Hut itu lantaran mengira orang yang mengetikkan kalimat itu salah dengar. Padahal, lanjut Ahok, Novel tercatat pernah bekerja di gerai pizza itu sejak tahun 1992 hingga 1995.
Dari ucapan tersebut, banyak netizen merespon yang kebanyakan menyindir soal kata Fitsa hats tersebut.
Mungkin juga pengelola Pizza Hut Indonesia, tak ingin netizen tak salah ‘alamat’ atau mereka kehilangan pelanggan gara-gara plesetan nama tersebut. (tyo)
Tampilan web Fitsahats.id (Foto: Susetyo Dwi Prihadi)