Dalam hasil temuan Great Research and Analysis Team (GReAT) Kaspersky Lab didapati beberapa tren prediksi kejahatan siber tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemunculan malware yang tidak ditujukan untuk tetap tetap tingal setelah pengguna melakukan reboot untuk pertama kali. Malware yang dikenal dengan sebutan Project Sauron ini bisa menghapus data dari memori.
"Sebenarnya malware jenis ini sudah lama, dia akan eksis di memori saja tidak melakukan apa-apa dan tidak merusak karena ketika booting akan hilang," ungkap Dony disela diskusi media di Jakarta, Selasa (24/1).
Meski begitu, menurutnya malware tersebut tidak berbahaya tapi ketika berada di memori justru bisa mengumpulkan banyak data.
Saat terinfeksi, malware jenis ini disebut Dony akan melakukan pengintaian umum dan mengumpukan informasi kredensial.
"Project Sauron hanya mengumpulkan kebiasaan pengguna dengan memonitor data korban selama lima tahun. Malware ini diprediksi menjadi sala satu tren yang cukup besar tahun ini," imbuhnya.
Hingga saat ini menurut Dony jarang peretas yang mengungkapkan identitas untuk memberikan kontak ponsel. Hal itu dibuktikan dari salah satu peretas yang mampu menyusup ke salah satu situs di Rusia.
Peretas disebutnya akan kian agresif untuk menampilkan kontak ponsel, meski tidak diketahui alasan dibalik aksinya tersebut.
(tyo)